Defenisi dan Teknik Portrait

Tips Fotografi - Kita sering mendengar tentang kata-kata"portrait",tapi kita tidak mengetahui secara detail apa itu portait.pada kali ini saya akan membahas hal tersebut kepada temen-temen apa itu portait dan bagaimana cara mengambil foto portait. Foto portrait, atau yang biasanya disebut dengan foto wajah yang paling sering kita hasilkan. Kalau kamu memiliki keluarga, saya yakin,merekalah obyek foto yang paling sering anda incar. 


defenisi teknik
Contoh Portrait (image by anggaphotograph)


Langsung saja beginilah tips untuk mengambil foto portrait :


 1. Fotolah mereka di tempat yang membuat mereka nyaman. Pernah mencoba memotret kakek anda di studio foto? canggung bukan. Sekali waktu cobalah foto mereka di lingkungan kerja mereka, misal di rumah saat membaca koran, dikantor saat bekerja. Foto portrait anak-anak adalah contoh termudah adalah pada saat mereka sedang bermain dengan mainan favoritnya, disaat mata mereka terlihat ceria, potretlah.

 2. Fotolah Anak-anak dari ketinggian yang sama dengan mata mereka. Jongkoklah dan buat Lensa sejajar dengan mata mereka, baru ambil foto mereka. Baca juga tips memotret anak-anak. 

3. Maksimalkan pencahayaan dari jendela. Tidak masalah jika kita tidak memiliki flash eksternal atau lighting yang canggih, jutsru kita bisa memaksimalkan pencahayaan alami, gunakan cahaya yang melewati jendela anda. Posisikan obyek foto disamping jendela sehingga cahaya dari jendela menerpa wajah darri arah samping, bukan tegak lurus ke wajah. 

4. Hindari penggunaan on-camera flash. On camera flash adalah flash bawaan yang menempel dikamera anda. Karena cahaya yang keluar dari flash ini arahnya tegak lurus dengan wajah maka pencahayaan akan bersifat keras dan datar yang bukannya memperindah wajah obyek foto justru membuatnya terlihat keras. 

5. Overexpose foto dengan sengaja. Dengan sengaja menaikkan eksposure kamera untuk memotret wajah membuat wajah terlihat lebih putih, bersih dan terkesan modern. Kalau anda amati foto-foto wajah di majalah cenderung memakai teknik ini. Teknik overexpose ini juga sering disebut high key. 

6. Ajak bicara Objek foto.dengan mengajak bicara si obyek foto,kita memecahkan ketegangan dan membuat wajah mereka lemas, syukur-syukur bisa membuat mereka tersenyum lepas. Anda bisa menanyakan hal-hal standar meskipun garing.

7. Kalau obyek fotonya benar-benar pemalu, kasih pasangannya. Seringkali kita bertemu obyek foto yang benar-benar tidak tahu pencitraan, begitu lensa mengarah ke wajah mendadak mereka mati gaya. Kasih mereka teman, bisa sahabatnya, pacarnya, istrinya atau anaknya. 

8. Ketahui tujuan pemotretan. Pastikan kita tahu buat apa foto itu nantinya. Jika digunakan untuk membuat foto profil facebook, gunakan orientasi vertikal. Jika anda memotret untuk undangan pernikahan usahakan dalam orientasi landscape (horisontal) sesuai orientasi undangannya. 

9. Memotret di siang bolong tidak masalah asal anda tahu triknya. Untuk memotret di siang bolong, posisikan obyek foto membelakangi matahari, lalu gunakan mode spot metering. Ambil pengukuran di area mata atau hidung lalu potret. Background akan overexposed, tapi wajah akan bagus. 10. Buat komposisi lalu fokus dan bukan sebaliknya Aturlah komposisi foto, kalau anda sudah mantap barulah ambil fokus di
perhatikan baik-baik tutorialnya untuk hasil yang bagus