Istilah curve dalam Coreldraw

Telah kita ketahui bahwa ‘curves’ adalah gabungan antara conceptual vector dengan outline-nya, sementara color fill merupakan pengisi dari area gambar yang terlingkup oleh vector. Ini menjelaskan fenomena yang telah kita temukan pada artikel mengenai polygon.
Sebenarnya, istilah curve dalam Coreldraw dapat berarti ganda.
  1. Curve adalah gabungan antara vector dan outline-nya. 
  2. Curve adalah garis yang tidak lurus (lurus= line)  Namun pada umumnya, yang dimaksud dengan curve dalam Coreldraw, 
  3. Curve adalah bentuk yang paling basic (mendasar) dalam Coreldraw. 
Dalam Coreldraw, ada beberapa macam obyek. Secara garis besar yaitu :
  • Primitives
  • Text
  • Effects
  • Curve 
  • Bitmap.
  • primitives text effect
Garis panah menunjukkan transformasi yang mungkin dilakukan.Maksud dari diagram di atas adalah bahwa obyek- obyek primitive memang yang paling sederhana dan yang paling mudah dibuat. Namun demikian, khususnya sebagai hasil akhir, primitives bukanlah yang paling mendasar, bahkan sebenarnya sudah termasuk tingkat tinggi.

Yang paling mendasar adalah obyek yang berjenis curve.
  • curve mudah di- edit secara manual.
  • curve biasanya langsung disertai outline. outline tersebut dapat dibuat transparan.
  • curve dapat diperoleh dengan membuatnya dengan curve tools (bezier, freehand, dsb).
  • curve juga dapat diperoleh sebagai konversi dari primitives, teks, dan effects.
  • curve dapat dikonversi menjadi obyek bitmap sehingga tidak dapat di- edit lagi.
Aktifitas
  1. Buatlah sebuah rectangle. Beri fill dan outline seperlunya.
  2. Duplikasi rectangle tadi dengan tombol [+] pada numeric pad keyboard.
  3. Nudge salah satunya sehingga letak kedua rectangle berdampingan.
  4. Pilih rectangle yang kanan dengan pick tool, lalu tekan ([ctrl] + [Q]).
Jika berhasil, meskipun tampaknya tetap serupa, minimal ada dua perbedaan yang dapat anda
perhatikan. Pertama, jika anda tunjuk dengan pick tool, masing- masing object menunjukkan property bar yang berbeda satu sama lainnya. Ini adalah sebagai akibat bahwa pada saat anda menekan ([ctrl] + [Q]), anda merubah salah satu rectangle menjadi curve. Jadi mengingat bahwa isi dari property bar tergantung jenis obyek, dan pick tool dapat kita anggap bersifat netral, maka jelas property bar akan menampilkan isi yang berbeda jika anda memilih sebuah rectangle dibanding bila anda  memilih sebuah curve, yang sudah tentu memiliki property bar sendiri. Hal kedua yang dapat kita amati adalah seperti ditunjukkan oleh gambar di bawah ini :
memindahkan control points
Tampak bahwa memindahkan control points pada sebuah curve (meskipun merupakan hasil konversi dari rectangle), menghasilkan bentuk yang berbeda dengan jika anda melakukan hal yang sama terhadap rectangle. Fenomena ini terjadi karena sebenarnya pada curve tidak terdapat control points seperti pada rectangle (kotak hitam kecil pada contoh). Yang anda pindahkan, yang pada contoh diwakili dengan kotak- kotak kecil berwarna merah, adalah node.

Gambar di bawah ini menunjukkan suatu curve terbuka (tidak mungkin memiliki color fill) yang dibuat dengan
bezier tool
Keterangan 
Curve ini memiliki beberapa jenis segment yang berbeda. Angka- angka menunjukkan node, dan huruf- huruf menunjukkan segment. Curve minimal memiliki dua node dan satu segment. Baik node maupun segment dapat di- akses dengan shape tool [F10]. Untuk memperlancar penjelasan, anda dapat membuat sendiri contoh di atas dengan menggunakan bezier tool. Siapkan tool, click di titik 1, 2, lalu 3, kemudian pada titik 4 dan 5 lakukan drag untuk menentukan arah kelengkungan, lalu akses obyek tadi dengan shape tool.


sumber : http://www.nirwanasitoeking.com